Jumat, 22 Mei 2015

Lembar#3: Di Balik Tagline 'BERKAH'


"Membumikan Islam dalam bidang ekonomi". Itulah visi besar, atau bolehlah dikatakan goal dari segala aktivitas yang digerakkan oleh teman-teman Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) di masing-masing kampusnya.

Untuk mencapai tahap itu, menurut saya, mesti dibuat langkah turunan yang disesuaikan dengan kondisi KSEI di tiap-tiap kampus. Mengapa begitu? Karena setiap KSEI punya karakteristik dan keunikan yang berbeda. Punya kualitas yang berbeda. Dan menghadapi persoalan yang juga berbeda.
Atas dasar itu, maka penting sekali membuat VISI TAHUNAN yang disesuaikan dengan kebutuhan KSEI-nya. Analisisnya bisa berdasarkan SWOT (kelebihan, kelamahan, kesempatan dan kekhawatiran). Kemudian canangkan HAL APA YANG HARUS DIBENAHI serta TARGET APA YANG AKAN DICAPAI pada kepengurusan tahun itu.
Tidak perlu muluk-muluk. Cukup selesaikan SATU atau DUA hal yang harus DIBENAHI. Dan SATU atau DUA hal yang mesti DICAPAI.
Tentu baik sekali jika kita mampu membuat perubahan di segala sisi. Tapi itu akan amat sulit, kalau pun bisa, saya pikir, itu perubahan yang RAPUH. Artinya akan mudah kembali ke kondisi awal, karena waktu satu tahun terlalu singkat untuk mengukuhkan 'budaya organisasi'.
Akan lebih baik jika setiap kepengurusan menyelesaikan satu-dua problem, dan membidik satu-dua target. Kemudian kepengurusan berikutnya melanjutkan. Sehingga dari satu kepengurusan ke kepengurusan berikutnya ada SINKRONISASI PERBAIKAN. Jika kita ibaratnya membangun rumah, maka kurang lebih TIMELINE atau FOKUS-nya seperti ini: Kepengurusan tahun 2012: mencari bahan dan ahli bangunan terbaik. Kepengurusan tahun 2013: membuat pondasi dengan campuran bahan yang tepat. Kepengurusan tahun 2014: membuat tembok dan atap. Kepengurusan tahun 2015: isi dengan prabot dan percantik tampilan rumah.
Begitu seterusnya. Intinya setiap kepengurusan mesti ada FOKUSnya masing-masing. Sehingga terjadi KESELARASAN PERBAIKAN dari tahun ke tahun.
Jadi FOKUS pada satu atau dua hal adalah penting. Contoh riilnya: KES sebenarnya punya peluang yang sangat besar untuk menjadi organisasi dakwah & ilmiah unggulan di kampus. Mengapa? Karena KES tumbuh di lingkungan subur ekonomi syariah. Terdapat Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. Juga diliputi lembaga pendukung seperti MES, BI, dan lembaga terkait lainnya.
Namun potensi yang sedemikian besarnya itu belum dapat dioptimalkan karena: 1) sistem organisasi belum kokoh sehingga belum maksimal menampung dan mengembangkan potensi kader. 2) kajian redup. Sedang KES merupakan organisasi DAKWAH-ILMI.
Analisis tersebut kemudian menjadi dasar pijakan, bahwa yang mesti dilakukan adalah memperkuat sistem organisasi dan meghidupkan kajian. Sehingga dapat MEWADAHI dan MENGOPTIMALKAN potensi kader. Agar mudah diingat dan menjadi acuan serta afirmasi positif bagi gerakan satu kepengurusan, dibuatlah TAGLINE yang memuat VISI kepengurusan tahun itu.
Muncullah tagline 'BERKAH' yang berarti 'Besar, Rapi, Kajian Hidup'. Tegline tersebut yang menjadi FOKUS kepengurusan tahun 2014-2015.
Mengapa BESAR? Karena KES memiliki potensi itu. Ingat, KES tumbuh di lingkungan subur ekonomi syariah. Banyak mahasiswa syariah
 Mengapa harus RAPI? Agar mampu mewadahi dan mengoptimalkan potensi kader yang sedemikian banyaknya. Ibarat wadah, jika ia kecil dan rapuh sedang muatannya banyak, maka wadah tersebut akan hancur. Tidak sanggup menampung.
Mengapa harus KAJIAN HIDUP? Karena kajian adalah mata tombak organisasi dakwah-ilmi.
KES dapat tumbuh BESAR dengan sistem yang RAPI dan disokong KAJIAN yang HIDUP. Insya Allah.
Tahun berikutnya masihkah memakai tagline tersebut? Tergantung bagaimana evaluasi akhir kepengurusan nanti. Jika kajian telah hidup, maka berlanjut ke jenjang berikutnya. Dan seterusnya. Boleh jadi tagline berikutnya adalah KES 'BERKARYA', yang berfokus pada pengkaryaan kader. Pengkaryaan hasil kajian dan sebagainya.


2 komentar:

Unknown mengatakan...

ahhh kakak keren banget blognya :)

Unknown mengatakan...

ini masih simpel banget. gampang kok :D

Posting Komentar